Senin, 29 Agustus 2011

Happy Eid Mubarak 1432H

Selama sebulan penuh, umat Muslim melakukan puasa, menahan segala cobaan duniawi dan mencoba mengalahkan hawa nafsu. Semoga hati nurani yang dibaharukan didapatkan, semoga amal dan ibadahnya di terima dan semoga perbaikan akhlak dan perilaku dikabulkan.
 
Kesalahan bukan untuk dilupakan
Tapi kesalahan adalah untuk dimaafkan
Karena memaafkan lebih baik daripada minta maaf
Maka dari itu saya sudah memaafkan kesalahan kamu
Dan saya harap kamu juga sudah memaafkan kesalahn saya
Selamat Lebaran ya!

Kesempurnaan suatu malam
Adalah saat rembulan tampakan sinar purnamanya
Kesempurnaan siang
Adalah ketika mentari berada diatas kepala
Kesempurnaan Lebaran
Adalah ketika kita dapat saling memaafkan
Mohon Maaf Lahir Batin ya!


www.safetyflash.blogspot.com mengucapkan " Minal Aidon Wal faidzin, Mohon Ma'af Lahir dan Batin"
Semoga setiap kesempatan yang telah diberikan kepada kita bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan selalu mengucap syukur atas kepercaanNya untuk kita melakukan Tugas Mulia sebagai seorang praktisi K3 dan Ahli K3.

Mari kita saling memaafkan dan bergandengan tangan untuk mewujudkan Indonesia Berbudaya K3 dan masyarakat Industri yang Sadar akan pentingnya masa depan yang Indah dengan Aman dan Sehat.

Safety Is The Way We Work...

Be Safety, Start From Your Self..

Salam Hangat Safety
-mwb- for www.safetyflash.blogspot.com.

Selasa, 23 Agustus 2011

TOPLES MAYONES DAN DUA CANGKIR KOPI ( A REFLECTION)


Manakala 24 jam sehari terasa masih kurang ... Ingatlah akan cerita Toples Mayones dan Dua Cangkir Kopi!!!
 



*********************************************************************************
Seorang professor berdiri di depan kelas filsafat dan mempunyai beberapa barang di depan mejanya. Saat kelas dimulai, tanpa mengucapkan sepatah kata, dia mengambil sebuah toples kosong mayones yang besar dan mulai mengisi dengan bola-bola golf. Kemudian dia berkata pada para muridnya, apakah toples itu sudah penuh. Mereka menyetujuinya.

Kemudian dia mengambil sekotak batu koral dan menuangkannya ke dalam toples. Dia mengguncang dengan ringan. Batu-batu koral masuk, mengisi tempat yang kosong di antara bola-bola golf. Kemudian dia bertanya pada para muridnya, apakah toples itu sudah penuh. Mereka setuju bahwa toples itu sudah penuh. 
Selanjutnya profesor mengambil sekotak pasir dan menebarkan ke dalam toples ... Tentu saja pasir itu menutup segala sesuatunya. Profesor sekali lagi bertanya apakah toples sudah penuh .... Paramurid dengan suara bulat berkata, "Yes" ...   
Profesor kemudian menyeduh dua cangkir kopi dari bawah meja dan menuangkan isinya ke dalam toples, dan secara efektif mengisi ruangan kosong di antara pasir. Paramurid tertawa ....   
"Sekarang," kata profesor ketika suara tawa mereda, "Saya ingin kalian memahami bahwa toples ini mewakili kehidupanmu."     
"Bola-bola golf adalah hal-hal yang penting - Tuhan, keluarga, anak-anak, kesehatan, teman dan para sahabat"  
"Jika segala sesuatu hilang dan hanya tinggal mereka, maka hidupmu masih tetap penuh."   
"Batu-batu koral adalah segala hal lain, seperti pekerjaanmu, rumah dan mobil."
"Pasir adalah hal-hal yang lainnya, hal-hal yang sepele."
"Jika kalian pertama kali memasukkan pasir ke dalam toples," lanjut profesor, "Maka tidak akan tersisa ruangan untuk batu-batu koral ataupun untuk bola-bola golf.. Hal yang sama akan terjadi dalam hidupmu."  
"Jika kalian menghabiskan energi untuk hal-hal yang sepele, kalian tidak akan mempunyai ruang untuk hal-hal yang penting buat kalian."  
"Jadi ..."  
"Beri perhatian untuk hal-hal yang kritis untuk kebahagiaanmu."  
"Bermainlah dengan anak-anakmu."  
"Luangkan waktu untuk check up kesehatan."  
"Ajak pasanganmu untuk keluar makan malam"  
"Akan selalu ada waktu untuk membersihkan rumah dan memperbaiki perabotan."  
"Berikan perhatian terlebih dahulu kepada bola-bola golf  -- Hal-hal yang benar-benar penting. Atur prioritasmu. Baru yang terakhir, urus pasir-nya."  
Salah satu murid mengangkat tangan dan bertanya, "Kopi mewakili apa?"  
Profesor tersenyum  
"Saya senang kamu bertanya."  
" Itu untuk menunjukkan kepada kalian, sekalipun hidupmu tampak sudah begitu penuh, tetap selalu tersedia tempat untuk secangkir kopi bersama sahabat... " 


Mari kita lihat dari sudut pandang tujuan mulia EHS,
Filosofi K3 harus kita telaah dari hal yang paling Penting yaitu bagaimana kita melakukan pengendalian potensi bahaya dan resikonya.
Kondisi di negara kita yang masih belum menerapkan kondisi kerja yang aman, nyaman dan sehat secara keseluruhan  mengakibatkan lemahnya dukungan terhadap department yang ditugasi untuk melakukan penjaminan terciptanya kondisi kerja yang aman, nyaman dan sehat.


Terkadang kita kurang menempatkan prioritas pada hal yang penting dan mengutamakan kondisi insidential dan mengabaikan near miss dan potensi accidentnya.


Mari kita merefleksikan, bahwasanya peranan K3 di tempat kerja bukanlah boomerang dan penghambat laju produktivitas (Bagi pengusaha yang masih mempunayi pandangan seperti ini) melainkan faktor esensial dalam pencapaian kontiniutas dan masa depan perusahaan dan karyawannya.


Ingat, peranan Ahli K3 juga pemandu dan  teman dari seluruh rekan-rekan kerja dari berbagai disiplin, sehingga jangan lupa unttuk sharing, coordination regular meeting dan refreshing untuk menjaga kondisi kondusif dan hubungan interpersonal.


Make sure your steps are made by coordination, pride and independents. 


Salam Safety,
Safety First, Start From Your Self.


- Created by _mwb_ for : safetyflash.blogspot.com -


Cheers...

Kamis, 04 Agustus 2011

Safety and Health Leader Vacancy

MORE BUSINESS, MORE AMBITION,
MORE GLOBAL, MORE PASSION

Come and develop L'Oreal's brands and business around the world.
Come and be part of our vibrant teams and a passionate environment.
Join a company which delivers great corporate citizenship.
Safety and Health Leader
(Jawa Barat - Cikarang)
Requirements:
  • Bachelor's Degree, from Engineering, Health/Safety or equivalent.
  • Having minimum 5 years of working experience in the related field is required for this position.
  • Having strong knowledge & skill in EHS Management System (ISO 14001 & OHSAS 18001), risk assessment technique, local EHS regulation, internal auditor, Ahli K3.
  • Having strong leadership, communication, and manage complexity.
  • Strong command in English, both written and spoken. (mandatory)
  • Willing to work in Cikarang. 

Please send your updated resume to:


Minggu, 31 Juli 2011

BAHAYA ITU BISA DIKENDALIKAN...!!!

Ketika saya bertanya mengenai bagaimana cara mengidentifikasi bahaya di suatu pekerjaan, hampir semua mempunyai jawaban yang sama, yaitu dengan mengevaluasi aktifitas pekerjaan tersebut tersebut secara langsung, dengan mengevaluasi aktifitas langsung ke areanya  maka lebih mudah mengidentifikasi bahaya yang mungkin timbul.  Jawaban seolah-olah tepat, tetapi sebenarnya masih kurang tepat, hal ini karena pengalaman orang bisa memberikan hasil yang berbeda dalam mengidentifikasi bahaya di tempat kerja. Pekerja A yang sudah paham atau pintar tentu akan lebih banyak mengidentifikasi bahaya dari pekerja B yang relative baru atau kemampuannya sedang-sedang saja.
 


Lalu bagaimana mengidentifikasi bahaya yang tepat?
Sumber informasi bahaya sudah diidentifikasi, baik melalui peraturan/perundangan maupun sumber lain seperti buku manual operasi, material safety data sheet ataupun buku referensi lainnya: 
Informasi Bahaya dari Peraturan / Perundangan
-          Bagaimana mengidentifikasi Bahaya sewaktu bekerja dengan cerobong? Secara jelas dijelaskan di KEPKA BAPEDAL Tahun 1996 no.205 Pedoman Teknis Pengendaliannya,
o   Bahaya Angin, peraturan itu dijelaskan agar Cerobong dilengkapi plat yang melingkari cerobong secara memanjang sebagai penahan angin
o   Bahaya akibat sukarnya akses ke cerobong di jelaskan agar perusahaan menyediakan tempat parkir mobil pengechek, dibuatkan platform, lubang dengan diameter min 10 CM dll
o   Bahaya selama beroperasi, di peraturan diinformasikan mengenai penggunaan pagar pengaman, warna cerobong yang harus mencolok
o   Dll
-          Bahaya sewaktu bekerja dengan mesin produksi dapat diidentifikasi dari Peraturan Menteri Tenaga Kerja RI No Per.04/MEN/1985 tentang Pesawat tenaga dan produksi, yang secara jelas menginformasikan bahaya seperti:
o   Bahaya bagian yang bergerak, yang diharuskan diberi penutup
o   Bahaya kecelakaan akibat pengerjaan mesin ketika beroperasi, sehingga ada ketentuan matikan mesin ketika sedang perbaikan
o   Ketentuan jarak antar mesin untuk menghindari bahaya akibat layout mesin yang berdekatan
o   Bahaya debu, serbuk atau asap yang dihasilkan selama proses
o   Antisipasi risk dengan ketentuan safety button
o   Dll (di Peraturan Menteri Tenaga Kerja RI No Per.04/MEN/1985 tentang Pesawat tenaga dan produksi)


Manual Mesin atau Buku Referensi
-          Saya yakin ini sudah jelas bahwa pembuat mesin akan memberikan arahan pengoperasian ataupun petunjuk safety di buku manual, seharusnya buku mesin harus dibaca detail sebelum mesin diinstal atau dioperasikan. Setelah membaca detail lalu bahayanya diidentifikasi, dicatat dan diinformasikan ke operator melalui intruksi kerja atau dibuatkan pengendaliannya.
Untuk secara detail sudah banyak juga referensi buku mengenai suatu teknologi proses. Di referensi selain dijelaskan cara beroperasi juga dijelaskan bahaya dan antisipasi yang harus dilakukan
Material Safety Data Sheet
MSDS adalah kependekan dari material safety data sheet memuat informasi mengenai sifat-sifat zat kimia, hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pengunaan zat kimia, pertolongan apabila terjadi kecelakaan, penanganan zat yang berbahaya. Data dari MSDS sangat penting dalam penyimpanan, penanganan, pemakaian, pembuangan zat kimia. Data MSDS merupakan protokol standar keamanan dan keselamatan kerja. Prinsipnya ada 8 item isi MSDS yang memberikan informasi mengenai bahaya ketika material / bahan kimia itu digunakan:
-          Identifikasi Bahan
informasi nama dagang dan sinonim dari bahan kimia.
-          Komposisi Kimia
Persentase kandungan bahan kimia B3, dengan konsentrasi terendah  termasuk bahan kimia karsinogek atau penyebab kanker.
-          Sifat Fisika dan Kimia
Informasi warna dan bau, titik didih, tekanan uap, densitas dan kelarutan.
-          Data Potensi Kebakaran dan Ledakan
potensi bahaya kebakaran dari bahan kimia B3, serta hal-hal yang perlu diperhatikan manakala terjadi kebakaran, flash point, jenis pemadam kebakaran yang tepat dan prosedur penanganan kebakaran.
-          Data Potensi Bahaya Kesehatan
Dijelaskan pengaruh paparan atau exposure bahan kimia B3 terhadap kesehatan, beserta tanda dan gejala bila terkena paparannya, informasi cara bahan kimia tersebut kontak dengan tubuh (kontak dengan kulit, terhirup, tertelan, terciprat, dan lain-lain) dan organ tubuh yang paling rentan terkena dampak negatifnya.
-          Data Reaktifitas
Menjelaskan tingkat reaktifitas suatu bahan kimia berbahaya bila tercampur dengan bahan kimia lain, atau bila disimpan di dalam tempat yang tidak sesuai.
-          Penanganan Tumpahan, Kebocoran dan Limbah
Dijelaskan mengenai peralatan yang tepat digunakan dan prosedur atau tata cara bila terjadi tumpahan atau kebocoran serta cara pembuangan limbah bahan kimia berbahaya dan hal-hal yang perlu diperhatikan selama penanganan dan penyimpanan.
-          Tindakan Pengendalian Untuk Mengurangi Bahaya
Bagian ini berisikan informasi mengenai tindakan-tindakan pengendalian yang dapat dilakukan untuk mengurangi bahaya, seperti penyediaan sarana ventilasi, prosedur kerja yang aman dan alat pelindung diri yang sesuai.
Sudahkan bahaya kerja ditempat anda diidentifikasi dengan tepat? Kenali, antisipasi dan lakukan pengendalian, maka bahaya akan teratasi,


Safety is the way we work, it is not barrier...    


Salam Safety,


dari -mwb- untuk www.safetyflash.blogspot.com

Senin, 25 Juli 2011

Safety Last...? How Come??

Seberapa pentingkah budaya K3 di lingkungan kita??? Pertanyaan yang tidak pernah mau dijawab oleh banyak kalangan dan praktisi lain. Budget, Production Target, Down Time Decrease dan lain-lain menjadi kedok dibalik tindakan mengabaikan K3 (Safety).
Membenarkan kebiasaan memang sudah menjadi budaya Bangsa ini, sehingga sulit untuk menetapkan kebenaran, karena kebenaran itu sendiri sudah terkikis oleh kebiasaan yang terbudaya.
 
Cerita sedih di sore hari....as quoted on Hill & Associate today, keselamatan belum prioritas??:
 
Tourism: Safety Facility Budget Removal Criticized
The tourism operators association has criticized the decision of the Serang regency government in Banten to remove the budget for safety facilities in the Anyer beach, fearing it would threaten the safety of tourists. Four people have been killed in high waves off the Anyer beach so far this year, three in the whole year of 2010 and five in 2009. (Source: Kompas)
 
Pariwisata: Penghapusan Anggaran Fasilitas Keselamatan Panta Anyer dikritik!!

Para pengusaha wisata melalui asosiasi melakukan pengkritikan atas keputusan Pem-Kab Serang di Banten yang melakukan penghapusan anggaran untuk pengadaan fasilitas keselamatan di Pantai Anyer Banten. Para pelaksana pariwisata mengkwatirkan hal ini akan mengancam keselamatan jiwa para wisatawan. Sepanjang tahun 2011 saja jumlah wisatawan yang meninggal akibat gelombang tinggi di pantai Anyer sudah sebanyak 4 orang, 3 korban jiwa di tahun 2010 dan 5 korban di sepanjang tahun 2009.
(Source - Kompas)
Bagaimana tanggapan aparat penegak K3 kita?? DNK3 seharusnya bisa melakukan pengawasan kebijakan K3 di seluruh negeri, karena pada hakikatnya Keselamatan itu adalah hak dari seluruh rakyat ini. Semboyan "Utamakan Keselamatan - atau -  Safety First" harus di tegakkan.

Mari kita wujudkan Indonesia berbudaya K3, seperti yang sudah di soundingkan oleh Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, bukan hanya di Lingkungan Industri manufacturing (Product) juga di sektor Jasa dan Pemerintahan.

Mudah-mudahan unsur poitik diabaikan dalam pembinaan K3 di Bangsa ini dan perhatian terhadap kebijakan sesama instansi pemerintah juga menjadi objek pengamatan pengawas.

Salam Safey,
Safety is the way we work, it's not barriers,,,

Wrote By -mwb- 
Untuk www.safetyflash.blogspot.com


Minggu, 24 Juli 2011

Bagaimana Kondisi Lingkungan Kerja Anda...???

Lingkungan kerja adalah tempat dimana kita melakukan aktivitas dan menuangkan kreatifitas kita. Kita bercita-cita dan kita melangkah dengan tujuan mulia dan tekad.

Apakah kita pernah sadari jika lingkungan kerja yang kita datangi setiap hari dan kita perlihara setiap saat sudah mencerminkan kondisi lingkungan kerja idela?? Parameter yang sangat susah untuk menentukannya. Lini manejerial, lini menengah dan lini operasional harus mengetahui kondisi ideal ini, sekarang apakah kita sudah menerapkan dan menginformasikannya kepada rekan kerja kita?




Berikut kami sampaikan beberapa quiz untuk mengukur seberapa ideal atau sudah sejauh mana pencapaian budaya kerja K3 sudah dilaksanakan di perusahan kita. Silahkah buka link berikut : http://bsms-inc.com/quiz.aspx

Semoga informasi ini berguna untuk membangun budaya kerja yang mengutamakan keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja kita masing-masing.

Salam safety,

Dibuat oleh : -mwb- untuk www.safetyflash.blogspot.com

Jumat, 22 Juli 2011

5 Industri dengan Tingkat Kematian Tertinggi

Industri apa saja yang menempati posisi 5 besar dengan tingkat kematian akibat kecelakaan kerja tertinggi ?


US National Safety Council (NSC) mempublikasikan data statistik perkiraan dari Bureau of Labor Statistics mengenai Industri di Amerika Serikat yang menempati posisi 5 besar dengan tingkat kematian akibat kecelakaan kerja tertinggi pada tahun 2009.

5. Industri Milik Pemerintah
Posisi kelima ditempati oleh Perusahaan Milik Pemerintah yang menyandang angka 336 pekerja yang mengalami kecelakaan kerja hingga mengalami kematian.

4. Industri Jasa Profesional dan Bisnis
Beralih ke posisi 4 ditempatioleh Perusahaan Jasa Profesional dan Bisnis dengan angka 341 pekerja yang mengalami kecelakaan kerja hingga mengalami kematian.

3. Industri Transportasi dan Pergudangan

Pada posis ke 3 ditempai Perusahaan Transportasi dan Pergudangan dengan angka 526 pekerja yang mengalami kecelakaan kerja hingga mengalami kematian.

2. Industri Pertanian

Pada posisi no. 2 ini ditempai Industri Pertanian dengan angka 527 pekerja yang mengalami kecelakaan kerja hingga mengalami kematian.

1. Industri Konstruksi
Pada posisi no. 1 ditempati Perusahaan Konstruksi dengan angka 776 pekerja yang mengalami kecelakaan kerja hingga mengalami kematian.
Semoga di negeri kita ini, angka kecelakaan kerja akan selalu rendah bahkan hingga titik zero accident.
Salam safety

-Dari Berbagai Sumber-